Produknya Diminati, Bupati Padang Pariaman Ajak Surabraja Bangun Pabrik Baru

Produknya Diminati, Bupati Padang Pariaman Ajak Surabraja Bangun Pabrik Baru
Produknya Diminati, Bupati Padang Pariaman Ajak Surabraja Bangun Pabrik Baru

AJAK. Bupati Padang Pariaman Suhatri Bur ajak Surabraja agar melakukan ekspansi membangun pabrik di daerahnya, karena saos dan kecap PT SBCR sangat diminati.

CIREBON (SBCR) - Sebagai salahsatu perusahaan yang berhasil mendongkrak peningkatan ekonomi lokal, Surabraja PT SBCR membuktikan kiprahnya hingga ke seluruh pelosok daerah di Indonesia. Hingga mengundang decak kagum Bupati Padang Pariaman Suhatri Bur SE MM.

Bahkan, ia rela datang jauh-jauh dari Provinsi Sumatera Barat untuk melihat secara langsung Perusahaan yang bergerak di bidang makanan, seperti saus, kecap, gula batu dan sirop itu. 

Bupati Suhatri menegaskan, terlebih, produk yang dihasilkan pabrik yang didirikan sejak 1960 tersebut menjadi kebutuhan masyarakat. Karenanya, Suhatri meminta perusahaan dengan ratusan karyawan itu melakukan ekspansi ke Kabupaten Padang Pariaman.

“Kami tawarkan agar membangun pabrik di tempat kami Padang Pariaman, kami bakal memudahkan proses perizinannya. Saya yakin produk yang dihasilkan SBCR ini semakin mendapat tempat ditengah masyarakat dalam mengembangkan produksinya," katanya saat silaturahmi ke pabrik yang berlokasi di Desa Kasugengan Kidul, Kecamatan Depok, Rabu (21/6).

Suhatri mengaku terkesima dengan industri lokal tapi kini telah menembus pasar nasional. Sebab, dalam penyerapan tenaga kerja mendahulukan lingkungan sekitar.

Apalagi, keberadaannya memberi multy player effect terhadap pertumbuhan ekonomi. Salah satu dampaknya adalah mengurangi, menanggulangi angka kemiskinan di daerah.

"Ini saling terkait, utamanya untuk kesejahteraan pertani ubi. Karena bahan dasar saos adalah ubi. Tentu dengan apa yang kita lihat hari ini, kami berharap sekali SBCR bisa ekspansi atau perluasan pabriknya di Padang Pariaman," pinta mantan Wakil Bupati Padang Pariaman itu.

Ditempatnya, dipastikan sangat banyak yang membutuhkan saos, kecap, gula batu dan sirop. Itulah yang menjadi semangat saya datang ke SBCR ini," ucapnya.

Menurutnya, Padang Pariaman itu pintu masuknya Sumatra Barat. Bandara itu letaknya di daerah yang kini dipimpin olehnya. Sehingga sangat mudah masuk, hal itu secara otomatis bisa mengurangi biaya operasional maupun akomodasi.

Karena di lingkungannya banyak bahan baku yang ditaman disitu. "Berapa kebutuhan lahan? Kita akan siapkan. Kalau dari perusahaan minta 20 ha. Kita bahkan bisa siapkan 200 ha," imbuhnya.

Sementara itu, Direktur Marketing SBCR Vivaldina Rahmatullah menyampaikan, distributor di Padang Kota sudah ada dan cukup baik omsetnya.

Dengan hadirnya Bupati Padang Pariaman ini, tentu menurut Vival bagian dari  dukungan yang sangat baik untuk memperkenalkan lebih kuat lagi produk-produk SBCR di wilayah Padang Pariaman.

"Singkatnya diharapkan perusahaan disana dapat terwujud di kemudian hari.  Semoga itu bagian dari ikhtiar perusahaan ini agar semakin besar lagi," singkatnya.

Sementara itu, Presiden Direktur PT SBCR, H Mohammad Yusuf menyampaikan, permintaan bupati Padang Pariaman untuk melakukan ekspansi perusahaan disana akan ditindaklanjuti. 

Bahkan, dalam waktu dekat pihaknya akan melakukan survey lahan.

"Kenapa tidak jika investasi disana bagus. Insya Allah dengan ada kesempatan ini, mudah-mudahan Allah meridhoi kita semua untuk dapat melakukan pengembangan ke daerah sana, sebagaimana ini adalah satu sumber ekonomi yang halal dan akan menciptakan penghasilan penghasilan yang halal," pungkasnya. (taufiq)

#surabraja

#bupatipadangpariaman

#saus

#kecap

#mieayam

#bakso