Ketua Komisi Nasional: Surabraja Layak Dapat Anugerah Perusahaan Peduli Disabilitas

Ketua Komisi Nasional: Surabraja Layak Dapat Anugerah Perusahaan Peduli Disabilitas
Ketua Komisi Nasional: Surabraja Layak Dapat Anugerah Perusahaan Peduli Disabilitas

PEDULI DISABILITAS. Sebagai bentuk kepedulian terhadap ratusan penyandang disabilitas, Presiden Direktur PT SBCR H Mohammad Yusuf (dua dari kiri), hadir dalam pameran lukisan di Perpusnas, Jakarta Pusat, Sabtu (24/06)

 

JAKARTA (SBCR) – Ketua Komisi Nasional Disabilitas Dr Dante Rigmalia memastikan Surabraja atau PT Siradj Badawi Tjukup Rupiah (SBCR) layak mendapatkan anugerah sebagai perusahaan peduli disabilitas. Hal itu dikemukakannya saat dimintai respon oleh media masa pada Sabtu (24/6) di Perpustakaan Nasional.

Hal itu menurut Dante, mengingat Surabraja menjadi pihak yang terlibat sebagai sponsor utama pada acara Pameran Lukisan yang dihelat Crea Wave di Jakarta Pusat tersebut. 

“Kami memberi penghargaan sebesar-besarnya kepada Surabraja yang telah mendukung terselenggaranya, media untuk menampung karya anak-anak disabilitas di seluruh Indonesia ini,” tegasnya. 

Ditambahkan Dante, pihaknya juga sangat menyukai produk-produk yang di produksi PT Siraj Badawi Cukup Rupiah tersebut, terutama Sirop Xap Buah Delima yang rasanya sangat manis dan menyegarkan. “Yang saya suka itu Sirop Delima, rasanya sangat nikmat sekali,” tandasnya.

Dante berharap, kiprah Surabraja terus mendapat kemudahan dan kesuksesan dimasa yang akan datang, apalagi saat ini disuport oleh doa anak-anak penyandang disabilitas di Indonesia.

“Kami harap kepedulian Surabraja tidak hanya selesai sampai disini. UU memang mewajibkan seluruh warga negara termasuk pengusaha agar mendukung Disabilitas terutama dalam aspek peluang dalam pekerjaan,” terangnya.

Sementara itu, Presiden Dikektur PT SBCR H Mohammad Yusuf memastikan kepedulian Surabraja terhadap masyarakat adalah salahsatu prioritas perusahaan, apalagi terhadap sahabat penyandang disabilitas, kami telah sepakat melaksanakan UU nomor 8 Tahun 2016 tentang Disabilitas.

“Bahkan jauh sebelum UU itu disahkan oleh pemerintah pusat Bersama DPR RI tahun 2016, kami telah mengakomodir cukup banyak penyandang disabilitas menjadi karyawan di bagian produksi.

“Semua manusia di bumi ini adalah keluarga sebangsa yang memiliki hak sama dalam menunjukkan karya dan ekspresinya. Hal ini bukan anjuran, melainkan kewajiban seluruh stakeholder memberi dukungan, karena telah ditetapkan dalam aturan konstitusi negara, yakni UU no 8 Tahun 2016,” terangnya.

UU tersebut menurut Ketua Pemprof YRKI Jawa Barat itu, mempertegas asas yang digunakan, dalam upaya menjamin hak-hak disalilitas. Termasuk didalamnya kekuatan otonomi penuh, penghormatan martabat hingga prinsip-prinsip non diskriminatif. “Juga yang utama adalah hak pekerjaan, serta hak bebas dari stigma,” ujarnya. 

Untuk itu Surabraja, sangat memberikan dukungan sebesar-besarnya atas suksesnya agenda pameran lukisan anak-anak difabel di Perpustakaan Nasional, dengan berpartisipasi penuh dalam acara. 

“Sebagai industri, kami membuka ruang seluas-luasnya kepada penyandang disabilitas di Indonesia untuk bergabung menjadi keluarga kita,” tuturnya. 

Indonesia menurut Yusuf sedang harum namanya atas peristiwa tiket Golden Buzzer American Got Talent 2023 untuk Putri Ariani, penyanyi disabilitas dari Jogja yang menggemparkan dunia karena menampilkan suara  sangat merdu dan keahlian memainkan pianonya. “Peristiwa itu tentu mengangetkan semua, dan barang tentu mengharumkan nama bangsa di hadapan seluruh negara di Dunia. Artinya, kami yakin adik-adik dan sahabat semua bisa! Semangat terus, kami mendukung kemajuan  sahabat – sahabat semua, karena harus diingat bahwa kemenangan itu direbut, bukan ditunggu,” pungkasnya memotivasi. (taufiq)

 #surabraja #disabilitas #sbcr #cirebon #jakarta #saos #delima #bakso #mieayam #putriariani #perpusnas